Tetap "Kerja" saat Bekerja dari Rumah

Sekarang sudah banyak perusahaan-perusahaan yang mengijinkan karyawannya bekerja dari rumah atau istilah kerennya “Work from home”. Jika dibayangkan sekilas, kerja di rumah terlihat banyak godaannya dibanding di kantor. Entah itu tontonan tv, anak-anak, kucing peliharaan, sampai jam kerja yang lebih fleksibel.

Tapi, menurut survei yang dilakukan Workpolis, sebanyak 90% orang percaya bahwa kerja dari rumah bikin mereka lebih produktif. Selain itu, kehidupan mereka jadi lebih seimbang.

Lalu, gimana caranya agar kita bisa produktif saat kerja di rumah? Berikut tipsnya:

Buat Ruang Kerja

Oleh karena nggak punya kubikel seperti di kantor, kamu harus buat sendiri tempat kerja di rumah. Nggak perlu berupa ruangan khusus seperti kubikel di kantor, yang penting tempatnya bisa bikin kamu nyaman. Carilah sudut-sudut rumah yang enak untuk bekerja, entah itu di kamar, balkon, atau mungkin meja makan.

Buat Jadwal Sendiri

Jangan mikir kalau kerja di rumah harus seenaknya mengatur jadwal, kamu harus punya jam kerja juga. Apalagi jika klien atau partner kerja bekerja di waktu normal, tetap saja kamu harus membalas e-mail, meeting via Skype pada jam-jam tersebut. Cobalah buat jadwal sendiri yang tentunya nggak mengganggu jadwal pribadi kamu. Misalnya jam 8-10 pagi adalah waktunya minum kopi dan beres-beres rumah. Lalu, jam 10-12 kerja seperti biasa. Pada 12-2 buat menjadi  jam makan siang dan tidur. Lanjut lagi kerja sampai jam 4 sore misalnya. Lalu, setelah break sebentar untuk makan camilan atau olahraga singkat, kamu bisa lanjut kerja lagi sampai jam 7 malam.

Komunikasikan Jadwal Kamu

Sudah selesai dibuat, jangan lupa disosialisasikan juga tentang jadwal kerja kamu. Nggak hanya ke klien dan rekan kerja, tapi juga orang rumah. Dengan begini, mereka nggak akan ganggu saat kamu kerja atau istirahat.

Hindari Distraksi

Jangan sepelekan tatapan minta main dari hewan peliharaan, kulkas, sampai sofa empuk di ruang tamu. Hal-hal tersebut adalah gangguan besar bagi produktivitas kerja dari rumah. Rencanakan dengan baik untuk mengatasinya. Misalnya aja bikin ruang kerja terpisah, atau makan dahulu sebelum kerja agar perut keroncongan kamu nggak menggangu saat lagi fokus membalas e-maill.

Keluar Rumah

Biar nggak bosan, coba setiap satu atau dua seminggu sekali bekerja di luar rumah. Bisa di coffee shop atau menyewa meja co-working space, tentunya yang bikin kamu nyaman. Hal ini juga bisa membuat kehidupan sosial kamu tetap terjaga dan bisa jadi ajang refereshing biar nemu ide baru.

Kebijakan "Work from Home" memang tergantung dari kultur perusahaan. Di Jalurkerja.com, kamu bisa intip dulu kultur calon tempat kerja kamu loh.  Ayo buruan buat profil kamu di jalurkerja.com!


Support by Urbanhire, untuk melihat sumber artikel klik disini.